Rumah

Rumah baru kami. Foto diambil 28 Juli 2012. Sekarang full tanaman. Terima kasih Abi yang sudah memberi kami rumah yang luas dan penuh cinta. (dok. pribadi)

Home is where the heart is, kata Elvis Presley. Rumah adalah tempat di mana hati kita bersemayam. Hati setara dengan cinta, kebahagiaan, dan kenyamanan. Mengapa home bukan house? Bahasa kita menerjemahkan kedua kata tersebut dengan arti yang sama yaitu rumah. Sejatinya, makna keduanya sangat berbeda. House mengacu pada bangunan fisik sementara home adalah atmosfirnya, suasananya. Itulah mengapa ada istilah home sweet home bukan house sweet house. Go home bukan go house untuk menyatakan pulang. Hometown bukan housetown untuk menyatakan kampung halaman. Ya, karena ada something-nya. Sebut saja perasaan rindu, cinta yang nyaman.

Bisa jadi kita memiliki rumah yang besar–a big house-– tapi belum tentu menjadi a big home manakala atmosfir di dalamnya tidak cukup kondusif untuk tumbuhnya cinta. Sebaliknya,  meskipun kita tinggal di rumah tipe 21, masih ngontrak, atau ngekos sepetak misalnya tapi menjadi a very very big home karena cinta bisa kita sesap di setiap sudutnya. Baiti jannati.

Terima kasih Abi yang sudah memberi kami rumah yang luas dan penuh cinta.

***

Saya menulis tentang rumah hari ini karena dua hari berturut-turut kemarin saya sedang menyelesaikan KPR rumah pasca  wafatnya Abi. Beruntunglah para sahabat yang bisa membeli rumah secara tunai sehingga tidak perlu memikirkan cicilan bulanannya.  Bagi yang terpaksa harus mengambil KPR seperti kami semestinya juga bersyukur karena masih bisa mempunyai rumah. Teman-teman yang masih ngontrak saya rasa juga harus bersyukur karena masih ada uang untuk membayar kontrakan. Pun demikian dengan sahabat-sahabat yang harus ngekos satu kamar. Masih ada orang yang tidak mampu membayar kos.

Saya ingat betul ketika kami menandatangani kontrak pembelian rumah, petugas bank mengatakan tentang asuransi jiwa yang melekat pada KPR. Ketika sang nasabah meninggal, cicilan rumah bisa lunas. Saya mencoba browsing terkait hal ini. Ternyata tidak semuanya seperti itu. Ada kalanya nasabah mengambil KPR tanpa mengambil asuransi karena satu dan lain hal. Memperingan cicilan salah satunya. Lunas 100% atau tidaknya pun ternyata tergantung juga pada track record nasabah. Apakah lancar jaya atau tersendat-sendat.

Saya langsung mencari dan mempelajari berkas-berkas perjanjian kredit ini. Saya tidak menemukan buku polis asuransi Wah… saya mulai bimbang. Jangan-jangan saya salah ingat. Saya bolak-balik berkas perumahan tersebut. Berkas rumah GKB-rumah pertama saya yang belum sempat ditempati. Rumah Tanggulangin yang kami tempati selama hampir 10 tahun. Rumah di Sedati yang berkasus. Kami dikemplang uang muka sebesar 25 juta kalau tidak salah. Pengembangnya buron dan akhirnya dipenjara. Abi bersama korban yang lain sudah mendemo, membawa aparat dan sebagainya namun uang tidak bisa kembali.  Belum rezeki sepertinya. Terakhir, berkas rumah di Gedangan ini. Tetap tidak saya temukan buku polis asuransi. Justru yang saya temukan buku polis asuransi pendidikan anak-anak.

Berbekal informasi tersebut saya mencoba menghubungi teman-teman yang berkecimpung di dunia perbankan. Alhamdulilah saya mendapat pencerahan. Ternyata memang asuransi jiwa yang saya maksudkan buku polisnya tidak dicetak tapi teman saya ini meyakinkan kalau asuransi jiwa melekat pada KPR yang kami ambil. Alhamdulillah.

Saya menyebutkan di bank apa kami mengambil KPR ini. Kebetulan suami teman saya tadi bekerja di bank tersebut. Alhamdulillah.  Dia memberikan instruksi apa yang harus saya lakukan. Pertama, saya harus mengurus klaim meninggal baru kemudian menutup tabungan. Tidak menunggu lama dia segera mengirim beberapa form. Ada tiga form yang dikirimnya. Form yang harus diisi oleh dokter rumah sakit, nasabah, dan persyaratan yang harus disiapkan.

Dia sangat sabar menjawab pertanyaan orang awan seperti saya. Saya memang tidak tahu dan harus mencari tahu. Dia berpesan agar saya melengkapi dulu semua persyaratannya baru kemudian menuju kantor cabang bank agar tidak bolak-balik. Katanya, persyaratannya kurang lebih sama antarbank. Barangkali ada yang membutuhkan, ini listnya. Fotopi KTP suami istri, KK lama dan baru, buku nikah, akte kematian dari instansi terkait, surat kematian dari rumah sakit, surat keterangan ahli waris, dan buku tabungan.

Khusus untuk surat keterangan waris ini ada perbedaan perlakuan antarbank. Ada yang hanya mensyaratkan Surket Waris dari kelurahan namun ada juga yang mensyaratkan sampai pengadilan agama jika muslim dan notaris jika non muslim. Ini dikenal dengan nama waarmeking.

Sebulan kemudian saya siap menuju ke bank tersebut. Sebelum berangkat saya tunaikan salat hajat karena saya tahu hanya pada Allah saya mohon kemudahan. Saya minta pada keluarga besar saya dan Abi agar mengiringinya dengan doa. Alhamdulilah, karena berkas-berkas saya sudah lengkap maka petugas langsung memprosesnya. Lancar jaya. Saya mendapatkan tanda terima penyerahan berkas. Petugas menginformasikan nanti akan dihubungi di nomor yang saya cantumkan. Butuh waktu 3-4 bulan katanya. Doakan ya teman-teman semoga lancar dan bisa lunas 100%. Aamiin.

Langkah berikutnya menutup tabungan. Saya diarahkan kembali ke bank asal saat membuka tabungan. Persyaratannya hampir sama dengan yang di atas. Petugas memberikan tiga form yang harus saya isi dan dikembalikan. Form tersebut adalah Surat Pernyataan ahli waris, Surat Pernyataan Membebaskan bank, dan Surat Kuasa. Surat tersebut harus ditandatangani semua ahli waris di atas materai 10000 rupiah. Setelah form terisi saya bawa ke bank kembali dan diproses. Alhamdulillah semua lancar meskipun melalui proses yang panjang. Segera saya sampaikan rasa terima kasih saya atas bantuan yang teman saya berikan. Dia ikut lego. Alhamdulillah.

Saya meyakini semua kelancaran ini hanya karena kasih sayang Allah dan doa para sahabat maya semua. Terima kasih sudah mendoakan kami. Semoga kemudahan dan kelancaran juga yang semua teman-teman dapatkan dalam segala urusan.

Aamiin Allahumma Aamiin.

Sidoarjo, 4 Maret 2021

8 Replies to “Rumah”

Leave a Reply

Your email address will not be published.