
Unggahan kali ini tentang tugas saya di Pendidikan Guru Penggerak tentang Aksi Nyata di Modul 1.4 tentang Mengembangkan Kelas Internasional.
Bagian Pertama tentang rencana aksi. Bagian kedua tentang artikel refleksi apa yang telah saya lakukan terkait aksi nyata ini. Selamat membaca.
- PGP- Angkatan 2-Kota Surabaya- Hernawati Kusumaningrum-1.4-Rancangan Aksi
Nama Program: Kelas Internasional SMP Al Hikmah Surabaya
Target: 2 kelas (1 kelas putra, 1 kelas putri)
Strategi Pelaksanaan:
| TAHAPAN | Terlaksana/Belum/Tidak | Keterangan |
| 1. Observasi ke SMA Al Hikmah Surabaya
2. Melaporkan ke Kepala Sekolah hasil observasi 3. Presentasi di depan manajemen SMP 4. Presentasi di depan tim bahasa Inggris 5. Pembentukan tim kelas internasional
6. Mencari/membangun networking dengan sekolah-sekolah berbasis internasional
7. Membangun komunitas praktisi 8. Menyiapkan seleksi 9. Menyiapkan administrasi pembelajaran 10.Melakukan pembelajaran sesungguhnya
|
Terlaksana
Terlaksana
Terlaksana
Terlaksana
Terlaksana
Terlaksana
Belum Belum Belum
Belum |
· Tim sudah tebentuk namun sepertinya kolaborasi belum berjalan optimal. Semua sibuk dengan tugas akhir masa pelajaran masing-masing.
· Generation Global- info dari Al Azhar Jakarta · Madani School, Bagian Internasional UNESA, AISEC—info dari Pak Mifta · Alumni SMP Al Hikmah yang berkecimpung di bagian internasional kampus
· Dalam proses pembuatan alat tes, masih terkendala urusan teknis
|

Apa sih budaya positif itu? Mari kita lihat dua kata ini, budaya dan positif. Menurut Koentjaraningrat budaya merupakan keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Positif adalah lawan dari negatif. Secara umum artinya sesuatu yang baik. Sederhananya, budaya positif adalah nilai-nilai, gagasan, tindakan, dan karya-karya baik dalam kehidupan bermasyarakat. 